25 Februari ke-25
Selamat 25 Februari ke-25, Nissa!
Alhamdulillah, Allah masih memberiku napas hingga usiaku mencapai angka tanggal lahir. Tentunya di hari ini usiaku berkurang setahun. Semakin dekat dengan kepulangan yang tak kuketahui kapan akan menjemput.
Selama setahun kemarin, aku mengalami banyak hal; bahagia, sedih, kekecewaan, rasa sakit, jatuh bangun, dan berbagai cerita kehidupan yang selalu memberikan banyak pelajaran.
Di sini, aku ingin bercerita tentang beberapa hal yang terjadi selama perjalanan ke angka 25.
Seperti biasa, bagi yang membaca, semoga bisa mengambil hal positif dan membuang hal negatif.
🌻
Pada perjalanan dari usia 24 ke 25, aku masih betah dengan kesendirianku. Dan kini aku memasuki usia di mana seorang perempuan dianggap sudah harus menikah. Ya, stigma yang sudah terlanjur tertanam dalam masyarakat. Namun, aku bersyukur memiliki keluarga suportif yang tak pernah terkesan memaksaku untuk segera memperkenalkan calon. Aku tak tahu isi hati mereka, tetapi selama ini aku tak pernah mengalami hal-hal yang membuatku merasa tertekan. Aku bersyukur atas itu.
Sebenarnya aku juga belum siap menikah dari segala sisi, terutama mental. Di usia yang sudah seperempat abad ini, aku masih mengandalkan banyak orang untuk melakukan sesuatu, aku belum bisa membuat keputusan, aku masih sering ragu dalam melakukan sesuatu. Bagaimana aku akan mengurus rumah tangga jika aku belum sempurna dalam mengurus diriku sendiri?
Finansial pun adalah hal yang harus dipersiapkan secara matang. Bukan hanya dari si lelaki, tetapi perempuan pun harus punya persiapan. Tak asal-asalan dalam memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang serius.
Kemudian yang terpenting, tentu saja calonnya. Karena menikah adalah ibadah sepanjang hidup, maka tak bisa memilih sembarangan orang. Ada banyak sekali pertimbangan yang harus dipikirkan. Ini bukan hanya penyatuan dua orang, tapi dua keluarga. Terlebih lagi jika dua keluarga sangat berbeda; menyatukan dua suku, dua kebudayaan, dua kebiasaan, dan segala perbedaan yang ada.
Namun, kebanyakan orang enggan melihat itu semua. Mereka hanya senang berkomentar seakan-akan menikah adalah hal yang sangat mudah.
Jadi, daripada berkomentar ini itu, lebih baik doakan saja. Setidaknya itu jauh lebih bermanfaat.
Teruntuk orang-orang single yang membaca ini, semoga segera bertemu jodohnya :)
🌻
Pada perjalanan dari usia 24 ke 25, aku sempat merasakan kekecewaan yang sangat mendalam pada seorang teman dekat. Gadis cantik nan jauh di sana, gadis baik hati yang sudah kuanggap sebagai saudara sendiri, adikku yang sangat berharga. Sebelumnya aku tak pernah punya masalah dengan seorang teman. Ini pertama kali dan perselisihannya pun dengan teman virtual. Kekecewaanku sampai pada titik di mana aku berpikir untuk memutuskan hubunganku dengannya. Aku begitu menyayanginya. Aneh mungkin, sebab kami belum pernah bertemu, tapi aku begitu sayang padanya. Dan ketika dia melakukan hal yang tak seharusnya dilakukan sebagai seorang teman, aku sangat kecewa.
Namun, pada akhirnya aku memutuskan untuk memaafkannya. Lagi pula, dia melakukan kesalahan itu karenaku. Memang aku pun kurang memperhatikannya. Dan sangat tidak pantas jika aku melupakan segala kebaikannya, padahal dia baru sekali melakukan kesalahan. Dia pun meminta maaf dengan tulus dan juga mau belajar.
Apa yang terjadi dengan kami sekarang?
Hubungan kami baik-baik saja. Sangat baik. Sebagai orang yang benar-benar tahu tentangnya, mulai dari kelebihan maupun kekurangan, aku benar-benar bisa merasakan perubahan pada dirinya. Banyak sekali. Dia menjadi sosok yang jauh lebih baik sekarang. Dia benar-benar mau belajar. Dia sungguh-sungguh mendengar masukan dariku. Dan aku sangat mengapresiasi itu semua.
Pada akhirnya, kita adalah dua manusia yang tak bisa dipisahkan. Dia akan selalu jadi tempat ternyamanku, rumah untuk berbagi segala hal. Dan aku pun demikian baginya. Aku harap tak ada hal buruk lagi yang terjadi di antara kami. Jika kelak dia membuat kesalahan lagi, aku akan kembali menegurnya. Aku pun berharap dia melakukan hal yang sama untukku. Sebab terkadang, kita tak bisa melihat kesalahan kita sendiri.
Sehat selalu dan panjang umur ya gadis cantikku, ayo tetap berteman sampai waktu yang tak bisa kita tentukan. Aku harap kamu selalu dikelilingi oleh hal-hal baik. I love you♡
🌻
Kejadian ini membuatku belajar untuk tidak berekspektasi berlebihan pada manusia. Manusia adalah tempatnya salah, manusia adalah makhluk yang bisa berubah. Kita selalu dihancurkan oleh ekspektasi sendiri, tentang harapan-harapan yang belum tentu terjadi. Mungkin ini tak bisa kita hindari, tapi bisa dikurangi.
Aku pun ingin orang lain melakukan hal yang sama untukku. Aku tak ingin ada orang yang menaruh harapan lebih padaku. Karena ketika aku ternyata tak sesuai yang mereka harapkan, maka mereka akan kecewa. Aku selalu bilang bahwa aku bukan orang baik, hanya sedang belajar menjadi orang baik. Tentunya aku begitu penuh kekurangan, masih banyak sifatku yang harus diperbaiki.
Beberapa waktu lalu aku juga sempat berselisih dengan seorang teman. Dia juga teman dekatku. Padahal pusat permasalahan bukan ada di kami, tetapi jadi melebar kemana-mana. Hal ini terjadi lagi-lagi karena 'ekspektasi'. Dia mengharapkan aku ada di pihaknya, mendukungnya, dan segala pengharapan lainnya. Padahal aku adalah manusia biasa yang tak selalu bisa menyenangkan semua orang. Aku juga bertindak sesuai apa yang aku rasakan. Jika aku menganggap sesuatu salah, maka aku akan mengatakan bahwa itu salah, aku akan menegur, bukan berpihak dan membenarkan kesalahan. Namun, karena harapan, aku menjadi orang yang mengecewakan, meski sebenarnya tak ada niat menyakiti. Tetapi lagi-lagi aku belajar dari kejadian ini. Belajar untuk tidak egois, belajar untuk mengungkapkan perasaan lebih baik lagi, belajar untuk saling memahami dan menghargai.
Yang terpenting, berhenti berekspektasi pada manusia.
Sebaik-baiknya pengharapan adalah kepada Allah swt.
🌻
Pada perjalanan dari usia 24 ke 25, aku bertemu dua teman baru. Kali ini real life, bukan virtual. Mereka benar-benar ada di sampingku. Seorang gadis cantik kelahiran 1999 dan seorang lelaki random kelahiran 2000. Kami bertiga adalah rekan kerja, sama-sama mengabdi sebagai guru honorer di salah satu sekolah. Bertemu dan menjadi dekat dengan mereka adalah salah satu anugerah Tuhan yang indah selama perjalanan ini. Aku bersyukur menemukan rekan kerja yang benar-benar sefrekuensi denganku. Selain kami seumuran, kami juga memiliki banyak kesamaan. Dan hal terpenting adalah kami sama-sama introvert line hehe. Kami saling memahami dalam banyak hal. Terlebih lagi, salah satu dari mereka adalah ARMY sepertiku. Benar-benar anugerah!
Sejak awal, rekan kerjaku adalah orang-orang baik. Aku pun sudah nyaman sebelum ada mereka. Namun, setelah kehadiran mereka, segalanya makin terasa jauh lebih menyenangkan. Mereka bukan lagi sekedar rekan kerja. Lebih dari itu, mereka adalah orang yang kusayangi.
Sehat-sehat ya kalian berdua, jangan bosan mendampingiku untuk waktu yang lama. I love u guys♡
🌻
Pada perjalanan dari usia 24 ke 25, aku masih bersama teman-teman virtual yang sudah kuanggap keluarga. Siapa lagi kalau bukan orang-orang di gc ARMY WITH LUV. Ini adalah ulang tahun keduaku bersama mereka. Terlebih lagi beberapa bulan terakhir banyak ARMY yang baru bergabung di keluarga ini. Semakin banyak orang-orang baik yang kukenal.
Sama seperti tahun kemarin, mereka adalah orang-orang yang memberikan begitu banyak cinta untukku. Aku sampai bingung harus mendeskripsikan mereka seperti apa lagi. Effort mereka selalu seratus persen. Kekeluargaannya tak lagi perlu diragukan. Jika kalian ingin membaca tentang mereka, cari saja postinganku berjudul "Army With Luv" yang ada pada Label "BTSARMY" di blog ini.
Aku ingin memberikan sebuah link:
Ini adalah video buatan AWL untuk ulang tahunku. Terima kasih banyak guys💜
🌻
Dear AWL...
Aku juga mau bilang sesuatu.
- Dara, makasih udah bikin ide PJ AWL untuk aku, ini manis banget💖
- Kak Lia cuaksss🤟 btw cuaksss itu apa kak?
- Umi Widya, emang siapa yang bilang aku cowok?
- Nana, ayo ketemuan😚
- I love u too Icakuu💖
- Isma, ayo meet up.
- Kak Anggi, aku gak capek jadi cantik, soalnya kalo jadi ganteng serem😊🙏
- Hm iya iya Nov.. iyaa..
- Gleri, saya tidak mau kuliah ulang, kau saja.
- Dara, minta dikirimin pap padahal dia sendiri gak save fotonya😌
- Habiba adik ipar kesayanganku juga🥰
- Siti, maaf ini bawaan lahir😊🙏
- Makasih Risma cantik💖
- Anna, ngajak kok berantam, ngajak ketemuan kek, terus biayain aku.
- Qia, kepeleset dikit kata-kata itu beda arti loh😌
- Lope lope Jelitaa❣
- Nado saranghae, uri Nada💖
- Salsa aja, jjang💃
- Love u too Kak Datul😚
- Love u too Lusy😚
- Iyaa Ida, aku udah baca blog kamu.
Btw... ini yang mau Ida bilang guys, manis banget tulisan panjangnya untuk aku, bikin aku nangis :')
- Okay Jee.. hubungin mamimu ini kalo ada apa-apa, love u💖
- Ayo Zahra, gasskeun🏃♀️
- Wulan, aku otw, tapi bayarin
- Niconiconic apa lagi Yu?
- Kupon apaan Kak En?😭
- Kak Windy, aku gak punya money😭
- Terima kasih banyak Mimid, aku akan selalu ingat ini💖
- Ayo Nenden, doain aku segera dapat transferan dari Seokjin *eh lupa lagi wamil
- Nado saranghae Tarii💖
Guys, aku merasa kalian memberikan begitu banyak hal. Terima kasih banyak. Aku juga sudah membaca semua wish kalian. Entah yang ada di video atau di pc/gc, semuanya kubaca. Jangan kira aku gak baca, benar-benar aku baca satu per satu dan aku sangat bersyukur punya kalian. Aku aminkan segala doa-doa itu, mudah-mudah dikabulkan oleh Allah swt. Maaf aku gak bisa balas satu per satu di sini. Tapi aku yakin bahwa kalian semua tahu sebesar apa cintaku untuk kalian. Kalian luar biasa. Sekali lagi, terima kasih AWL-ku💜
I love u♡
🌻
Aku juga ingin membagikan video manis lainnya yang aku terima. Orang-orang di sekitarku memang sangat baik.
Ini dari admin lama AWL:
Mereka sampai menghubungi teman real life-ku untuk mendapatkan video-video randomku. Dasar ya, benar-benar niat. Mereka juga mengirimkan hadiah untukku. Nanti akan kubuat video unboxing dan akan kusimpan di sini juga. Terima kasih banyak guys💜
Ini dari admin AWL yang sekarang:
Ini juga manis sekali. Mereka menulis double wish. Ucapan yang satunya panjang banget, lebih ke ungkapan perasaan mereka ke aku. Sementara ucapan yang satunya adalah doa-doa untukku. Seniat itu mereka. Baiknya kebangetan.
Huhu terima kasih banyak guys💜
🌻
Dan ini gabungan video dari beberapa teman:
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membuat ini, terima kasih atas ketulusannya💜
Aku memang mau mengabadikan kebaikan-kebaikan mereka di sini❤
Dan terakhir...
Ini rangkuman 25 Februariku:
Terima kasih untuk segala ucapan dan doa-doanya guys. Semuanya aku baca. Bahkan yang kasih ucapan seperti cerpen pun aku baca. Rasanya mengharukan, sebanyak ini yang sayang sama aku.
Kadang aku merasa ini semua berlebihan untuk aku terima. Namun, mereka juga yang berkali-kali menyakinkanku kalau aku memang layak mendapatkan ini semua.
Sekali lagi, terima kasih tak hingga❤
🌻
Satu lagi...
Ini pertama kalinya aku mendapatkan hadiah seperti ini, maka aku abadikan di video berbeda. Terima kasih atas usahanya membuat ini. Segalanya menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Tapi kalian tetap mau melakukannya untukku❤
🌻
Hari ini, aku juga mendapatkan surprise dari Mama dan adikku. Bersyukur sekali masih bisa bersama mereka sampai saat ini. Tempat pulang ternyaman dan terbaik. Jika aku bisa memutar waktu, aku akan tetap memilih lahir di keluarga ini. Bagaimanapun keadaannya, mereka adalah cintaku yang sangat berharga❤
Ini kue dari Mama, pinky pinky gemes...
Ini fotoku bersama Mama dan Adik...

🌻
Ini dua kesayanganku yang menemaniku di hari ulang tahunku. Dua perempuan Februariku. Kami sama-sama lahir di bulan Februari: Yuni 7 Februari 1999, Kak Suad 19 Februari 1997, dan aku 25 Februari 1998. Kami officially 24, 25, dan 26. Hihi, semoga segera menemukan jodoh ya kita semua. Harus sama orang baik, karena kalian adalah orang-orang baik. Yang terpenting, sekarang harus sukses dulu ya, dan sehat selalu. I love u guys♡
Ini aku dan Kak Suad foto bareng kue dari Anna💜
🎂🎂🎂
Terima kasih orang-orang baik. Terima kasih atas ucapan dan doa-doanya. Semoga doa-doa baik itu kembali ke kalian.
Kehadiran kalian adalah hadiah terindah untukku. Jadi, jangan merasa tidak berarti, kalian sangat-sangat berarti.
Terima kasih sudah membuat Februariku penuh cinta. I love u❤
🎂🎂🎂
And...
This is me...
Nissa 25 tahun💕
Semoga hal-hal baik terus terjadi ke depannya. Jika ada hal buruk, kuharap aku mampu melewatinya.
Salam cinta,
Nissa♡


















Komentar
Posting Komentar