1004๐
Entah dari mana harus memulai tulisan ini. Bisa dibilang ini adalah kelanjutan dari tulisanku yang berjudul "My New World".
Hari ini, 4 Oktober adalah ulang tahun salah satu member Seventeen, Yoon Jeonghan. Member pertama yang kutemui ulang tahunnya setelah aku memantapkan diri jadi Carat di hari ulang tahun Leader. Dan entah kebetulan macam apa ini, Yoon Jeonghan adalah member pertama yang mencuri perhatianku setelah The8 dan Seungkwan di Game Caterers.
Kok bisa naksir Jeonghan?
Percaya atau tidak, awalnya dari Going Seventeen episode Best Friend. Ini adalah Gose pertamaku. Naksir karena apa? Jujur saja, aku sendiri lupa. Aku hanya merasa senang melihat senyum bahagianya, juga suara dan tingkahnya yang menggemaskan.
Pernah aku ceritakan ini pada salah satu Carat, lalu ia berkata: Kok bisa kamu naksir Jeonghan dari Gose? Padahal dia sering bikin carat misuh-misuh.
Ah, aku baru tahu maksud perkataannya setelah mengenal Seventeen lebih jauh. Ternyata Jeonghan memang salah satu spesies manusia yang selalu menggunakan cheat dalam games. Haha, kalau penasaran, mari berkenalan dengan Going Seventeen. Tapi hati-hati, bisa bikin jatuh cinta.
๐
Ini Jeonghan di Gose episode Best Friend. Lucuuu...
Di episode itu, aku belum begitu hafal dengan para member, terutama yang tak hadir di Game Caterers. Tapi karena rambut Jeonghan paling beda, jadi lebih mudah kuingat. Di episode ini juga hanya OT11, tanpa Cina Line yang kebetulan sudah kuhafal wajahnya.
Setelah itu, aku mulai nonton Gose yang lain, dan ternyata Jeonghan tetap menarik perhatian. Begitu pula ketika aku menonton beberapa MV. Sampai akhirnya, si cheonsa ini jadi salah satu bias di dunia caratku.
Jeonghan punya julukan Angel. Tanggal lahirnya 4 Oktober, kalau ditulis 1004 itu dibaca Cheonsa, sama dengan penyebutan Malaikat dalam bahasa Korea. Makanya emoticonnya adalah Angel๐๐ผ
Julukan itu bukan cuma karena tanggal lahir semata, tapi juga karena sifatnya yang bahkan diakui para member, dia sangat baik. Visualnya pun sebanding dengan julukannya. Satu kata yang sering kupakai untuk menggambarkan Yoon Jeonghan: Indah. Ya, dia memang seindah itu di mataku yang baru mengenalnya selama dua bulan ini.
Masih banyak hal yang tak kuketahui tentang dia, masih banyak fakta yang belum berkenalan denganku, pun masih banyak keindahannya yang belum terjamah.
Aku memang baru mengenal Seventeen, baru mengenal Jeonghan, tapi rasa sayang ini sudah tidak bisa digambarkan dengan penuh aksara. Bahkan untuk alasan jatuh cinta pada lelaki bermata cantik ini, aku tak bisa banyak bersuara. Aku hanya mencintainya karena dia adalah Yoon Jeonghan.
๐๐๐
Dear Yoon Jeonghan...
Aku tak tahu bagaimana bisa senyummu sebegitu memikatnya hingga berhasil membuatku bahagia tanpa perlu kau melakukan apa pun. Padahal dulu kau bukan apa-apa bagiku.
Ah, tidak. Dulu bahkan aku tidak tahu jika ada manusia bernama Yoon Jeonghan di dunia ini. Tahun ini terlalu istimewa sebab semesta memperkenalkanku padamu.
Terima kasih telah lahir ke dunia dan menjadi bagian dari Seventeen. Terima kasih telah bertahan sejauh ini. Terima kasih karena sudah mengizinkanku masuk tanpa perlu mengetuk, tanpa perlu izin, hanya perlu ketulusan. Kuharap cinta yang kau dapat sebanding dengan cinta yang kau berikan. Bahkan mendapatkan lebih dari itu pun kau sangat layak.
Maaf atas keterlambatan pertemuan kita. Walaupun satu orang sepertiku tak membawa pengaruh besar untukmu. Justru pengaruh besar itu ada di aku, untuk hidupku. Betapa kau menjadi salah satu bahagia yang kudamba.
Apa saja yang terjadi selama tujuh tahun? Seberapa banyak Jjongjjongie dan Carat yang mencintaimu? Negara apa saja yang sudah kau kunjungi? Makanan apa saja yang sudah kau coba? Pengalaman apa saja yang sudah kau lalui?
Berapa kali kau jatuh? Berapa kali kau sakit? Seberapa berat hari-harimu? Sudah seberapa banyak bahagiamu? Lantas sekarang... apakah kau bahagia?
Begitu banyak tanya yang tercipta.
Maaf atas waktu yang tak mengizinkan kita untuk berkenalan lebih awal. Namun, bukankah kau percaya bahwa ini bukan salah waktu?
Tak ada yang salah, sebab kita ada di waktu yang tepat. Kau datang di saat aku benar-benar membutuhkan sosok pengisi di tengah kekosongan. Kini kau bukan lagi sekadar pengisi. Kau menyempurnakan langkah kakiku untuk berjalan lebih jauh ke depan.
Jeonghan, sampai usiamu menginjak kepala tiga, empat, lima, dan bahkan sampai waktu yang tak bisa kuprediksi, kuharap kau tetap sehat dan bahagia.
Aku akan mendengar keluh kesahmu, cerita-ceritamu yang mengocok perut, tentang batu peliharaanmu atau benda-benda yang kerap kali kau marahi. Bisa juga tentang lezatnya makanan yang kau makan tempo hari, atau tentang hal-hal kecil lain yang ingin kau bagikan. Aku bersedia duduk dan mendengar semuanya dengan nyaman.
Jeonghan, apa pun itu, aku bahagia atas senyummu.
Selamat ulang tahun...
Dari penggemarmu yang masih seumur jagung...
๐๐๐๐๐๐









Komentar
Posting Komentar