Virtual Bestie💜

 



Teman virtual tak menyenangkan, teman virtual tak tulus, teman virtual tak lebih baik dibanding orang-orang di real life. Jika ada yang beranggapan seperti itu, mungkin mereka belum bertemu Anna, Isma, Wulan, dan Afifah dalam hidupnya.

Mereka melakukan banyak hal untuk ulang tahunku. Rasanya ingin aku ceritakan semuanya. Rasanya ingin kubagikan cerita tentang bagaimana mereka berhasil membuatku menangis terharu, hingga terus-terusan berpikir: kenapa mereka sangat baik? Padahal kita bahkan belum pernah bertemu.

Namun, biarlah behind the scene-nya menjadi kenangan pribadi. Mereka membuatnya spesial untukku, maka akan aku nikmati sendiri seraya mengagumi betapa manisnya mereka.

Empat manusia yang kutemui di tahun 2021. Virtual? Ya. Kita hanya berkenalan melalui grup chat. Kenal baru beberapa bulan? Ya. Sesingkat itu. Namun, itu semua tak penting. Keberadaan mereka semakin meyakinkanku bahwa teman yang baik bukan tentang siapa yang duluan mengenal, berapa lama saling mengenal, atau seberapa seringnya bertemu. Lebih dari itu, teman yang baik adalah mereka yang membantumu berdiri di saat jatuh, bukan lari karena sudah merasa tak butuh. Teman yang mau mendengar tangismu saat lelah, juga yang selalu mendukung bahagiamu. Mereka melakukan itu semua. Memang raganya tak ada di sisiku, tapi ketulusannya terasa hingga aku bisa membayangkan bahwa mereka sedang memelukku.

Mereka menyadarkanku tentang pentingnya sebuah komunikasi dalam hubungan. Saling mengabari, saling terbuka, tak menyembunyikan apa pun, dan saling percaya.

Aku setuju dengan pendapat bahwa kita tak boleh berekspektasi banyak pada manusia, sebab manusia adalah makhluk yang bisa berubah. Ditambah lagi tak ada yang bisa mengenal seseorang seratus persen. Namun, mereka hadir tanpa mengizinkanku berekspektasi. Aku bingung harus berekspektasi seperti apa lagi, sebab mereka sudah menjadi manusia yang sangat luar biasa untukku.

Kurasa orang lain tak akan bisa memahami hubungan kita.

🌺

Anna, si perempuan 27 September 1999. Jika diibaratkan member BTS, bisa dibilang aku dan dia adalah Jin dan Jungkook. Dia adalah teman berantem, teman gelut, tapi aku akan merasa sepi jika sehari saja tak saling berkirim pesan dengannya. Biasnya Kim Namjoon, tapi dia adalah Jimin versi wanita. Benar-benar selembut dan semanis itu. Luarnya mungkin terlihat galak, jutek, mirip dengan cara typing dan wajahnya tanpa senyum. Tapi ada satu sisi yang akan membuatmu begitu mencintainya jika sudah mengenalnya secara dekat. Orangnya benar-benar care, penyayang, dan punya sisi yang mampu menenangkan.

Di balik semua itu, dia agak menakutkan kalau marah. Si yang paling cepat terpancing emosinya, dan susah ditenangkan. Tapi akan mudah luluh jika membujuknya dengan cara yang manis. Dia memang suka hal-hal manis, seperti lesung pipi Namjoon atau lesung pipi kecil miliknya.

Orang yang kalau sudah tak suka pada seseorang atau sesuatu, maka seterusnya dia benar-benar tak akan suka. Dan sebaliknya. Dia benar-benar menyayangi seseorang yang memperlakukannya dengan baik.

Orang yang begitu manis dan menyenangkan, yang paling sering mengabari.

Aku pergi dulu ya.
Aku udah sampai.
Aku ngaji dulu ya.
Udah selesai ngaji.
Sarapan dulu.
Jangan lupa makan siang.

Tak lupa dia mengirim foto di setiap laporannya. Bisa dibayangkan, alasan kenapa aku merasa kesepian jika dia tak muncul sehari saja.

Anna, terima kasih sudah menjadi teman Nissa.

🌺

Isma, bucin Jimin dan Jhope tapi punya kesamaan dengan Suga. Si manusia 28 Agustus 1998 yang singkat, padat, dan jelas. Paling tak suka bertele-tele. Dia akan langsung mengatakan fakta pada seseorang dibanding berpikir tentang bagaimana menjadi lembut atau memberi kesan baik. Si realistis yang jujur, dia tak suka hal-hal penuh kepalsuan.

Tentunya dia pun punya sifat sesuai biasnya. Soft seperti Jimin. Dia punya sisi lembut yang kurasa tak semua orang bisa melihatnya. Si yang paling mudah mengatakan kata maaf bahkan disaat dia tak melakukan kesalahan apapun menurutku. Si yang paling baik hatinya.

Dia adalah matahari, perempuan yang penuh kehangatan. Dia juga penyebar happy virus seperti Jhope. Aku bisa menertawakan hal-hal kecil bersamanya. Entah dari pikiran-pikiran realistis yang dia utarakan, dari chat-chat randomnya, atau sekedar emot batu atau pun stiker-stiker tak jelas yang dia koleksi. Dia adalah orang sering membuatku mengirim vn hanya untuk tertawa ngakak.

Si editor andalan kami. Kadang dia insecure dengan editannya sendiri, padahal dia sudah mahir menurutku. Paling suka mengajak kami membuat konten. Salah satu cara seru-seruan di tengah hiruk pikuk dunia yang semakin menyeramkan.

Isma, terima kasih sudah menjadi teman Nissa.

🌺

Wulan, si perempuan menggemaskan yang lahir ke dunia pada 13 Mei 2000. Manusia yang bisa chat-an sama aku sampai berjam-jam. Berbicara tentang banyak hal, mulai dari Bangtan, cerita-cerita random, tentang yang lagi viral, atau tentang betapa beratnya kehidupan.

Bisa diajak ngobrol lama karena dia memang serandom itu. Si pencerita di gc kami berlima. Dia akan menceritakan segala hal; mulai dari hari ini dia ke mana, bertemu siapa, mengalami kejadian apa. Dia juga bercerita tentang keluarganya, tentang bibinya, sepupunya, keponakannya, atau siapa pun yang menarik untuk diceritakan. Atau tentang pacarnya yang membingungkan itu. Kemarin dia baru saja bercerita tentang bibinya yang juga seorang Army, malahan biasnya sama dengannya, Jungkook.

Kadang juga cerita tentang mimpi-mimpi anehnya, yang paling aku ingat adalah cerita tentang naik angkot dan bertemu Anna. Kalau diceritakan semua, kalian akan terheran-heran dengan kerandomannya. Semenyenangkan itu hanya mendengar ceritanya saja. Sepertinya akan seru jika bertemu Wulan secara langsung. Kita bisa berbagi banyak kisah.

Wulan adalah si gudang foto para member bangtan. Mau minta foto atau video, langsung saja hubungi dia, apalagi foto biasnya Taekook. Aku bertanya-tanya berapa giga penyimpanannya.

Dia juga orang yang kepeduliannya sangat tinggi. Selalu merespon dan menghargai hal-hal kecil hingga orang akan merasa nyaman dengannya. Sama sepertiku yang sangat betah dengannya.

Di antara kami, Wulan itu yang paling hah heh hoh, sering telat paham pembahasan. Tapi kadang malah dia yang lebih dulu paham. Ya, memang serandom itu dia.

Wulan, terima kasih sudah menjadi teman Nissa.

🌺

Afifah, si bungsu kami yang tanggal lahirnya hanya beda sehari dengan Anna, tentunya beda tahun, karena Anna sudah tua. Gadis 26 September 2001 yang bucin Min Yoongi garis keras, tapi sifatnya sangat jauh dari kata 'dingin'. Manusia paling lemah lembut sejagat raya. Saking lembutnya, dia akan langsung sakit hati jika dikasari sedikit saja. Aku ingat pernah melakukan prank hingga dia langsung keluar dari gc. Padahal kata-kata Anna, yang kala itu jadi partner prank, belum tergolong kasar menurutku, hanya memancing emosi. Tapi tiap orang memang berbeda. Bagi Afifah, itu sangat menyakitkan. Tapi syukurlah saat itu dia bisa dibujuk walaupun tetap sedikit merajuk.

Si cantik yang kata-katanya selalu positif dan menenangkan. Salah satu penengah sebab orangnya tak mudah terpancing emosi. Orang yang juga selalu merasa tak enak, terlalu banyak ketakutan, dia bahkan mengaku awalnya takut mendekatiku. Takut jika aku tak menyukainya. Si yang paling memikirkan perasaan orang lain, padahal perasaannya sendiri yang terpenting.

Si pemilik mata indah yang tak pernah bosan kupandangi. Perempuan pekerja keras yang luar biasa. Si pemberi saran yang baik, yang tak ragu mengungkapkan pendapat-pendapatnya. Salah satu orang yang seru untuk diajak diskusi segala hal.

Afifah, terima kasih sudah menjadi teman Nissa.

🌺

Dear Anna, Isma, Wulan, dan Afifah, terima kasih untuk semuanya. Tetaplah jadi diri kalian sendiri. Tak akan ada yang saling men-judge di antara kita, jadi tak perlu memikirkan banyak hal. Tugas kita hanyalah saling mengingatkan, bukan menghakimi. Maka dari itu, jika kalian sedih, menangislah. Jika bahagia, tertawalah sepuasnya. Tak perlu pula punya banyak ketakutan, insecure, atau apa pun itu. Kalian adalah perempuan cantik dan baik versi kalian. Dan bagaimanapun kalian, kalian akan tetap menjadi adik, teman, sahabat, dan saudara bagiku. Aku menyukai kalian apa adanya. Seperti diri kalian yang sekarang. Kalian menerima kekuranganku, maka aku pun menerima kekurangan kalian.

Kalian tahu, aku sudah berkali-kali berpikir, terlebih setelah apa yang kalian lakukan untukku di hari ulang tahunku ini.

Kenapa mereka begitu baik padaku?

Mengirimkanku hadiah dan membuat video spesial yang sukses membuatku banjir air mata ketika pertama kali melihatnya. Setelah mengetahui cerita-cerita di baliknya, aku malah semakin terharu. Air mataku jatuh untuk empat orang yang netranya belum pernah kutatap secara langsung.

Kenapa mereka sebaik ini?

Aku bertanya langsung, lalu kalian menjawab: karena kamu orang baik.

Tidak. Aku tak sebaik itu. Aku bahkan merasa tak melakukan banyak hal untuk kalian, tapi tetap saja kalian begitu baik. Kemudian aku bertanya: Ya Allah, kenapa mereka bukan teman real life saja?

Tapi jika dipikirkan lagi, sepertinya Allah memang punya rencana menyatukan kita secara virtual. Kemungkinan untuk meninggalkan sangat kecil. Tak seperti teman real life yang berubah-ubah, yang datang dan pergi, teman virtual bisa selalu ada. Semoga ya.

Sekali lagi terima kasih untuk kalian berempat. Terima kasih untuk hadiahnya, indah sekali. Aku melihat cinta kalian di dalamnya. Terima kasih untuk video-videonya dan apa pun yang kalian lakukan untukku. Terima kasih untuk segala waktu, perhatian, kasih sayang, dan cinta kalian. Semoga kelak kita diizinkan Allah untuk bertemu.

Anna, jangan pernah sedih sendirian ya. Kalau ada apa-apa, jangan lupa cerita. Jangan sakit. Dan berhenti mengganggu suamiku.

Isma, berhenti gak PD sama dirimu, kamu adalah orang baik yang luar biasa. Begitu pula dengan hasil editan, gak usah berpikir apakah orang-orang akan suka. Asalkan kau suka dan puas, itu sudah cukup. Ingatlah bahwa bahagiamu yang utama.

Wulan, aku tahu galerimu adalah gudang foto, tapi tolong jangan menyimpan banyak foto worldwide handsome-ku.

Afifah, semangat kerja ya, apalagi kalau lembur, selalu hati-hati.

Untuk kalian berempat, semoga dipertemukan dengan laki-laki baik, karena kalian orang baik. Hati-hati memilih pasangan ya, semoga Allah mudahkan jalan kalian. Doa ini untukku juga, karena kita sama-sama j*mblo😌.

Sekali lagi, terima kasih. Aku tak akan bosan mengatakan ini. Maaf jika aku pernah berbuat salah. Maaf jika pernah secara tak sengaja menyakiti kalian.

Sehat dan bahagia selalu, I LOVE U guys💜

◇◇◇

Terima kasih sudah mau membuat gc Army With Luv bersamaku. Mempersatukan aku dengan army lain yang luar biasa, yang sama perhatiannya, yang sama baik hatinya.

Bersatu kembali bareng Faya yang bermuka delapan, si kang roasting terhebat; Ica si gingsul manis yang lemah lembut yang hari ini bikin terharu juga; Kak Liza, kakak sulung yang selalu memberikan nasihat-nasihat positif tentang kehidupan yang keras ini; Kak Enny dengan segala kerandoman dan ketidakjelasannya, moodbooster kesayanganku; Dara yang bisa diajak ngomong segala hal, teman diskusi drakorku, tolong ajarkan aku bahasa Inggris dan cara membaca hangeul; Siti yang paling bisa diajak julid; Jee yang tiba-tiba saja memanggilku Mami, teman julid part 2; Kak Windy yang penuh ketenangan; Yayu si mama muda yang udah jago ngurus anak padahal belum nikah; Intan maduku yang lebih sering selingkuh sama Suga; Eka yang mulai jadi pelakor di rumah tanggaku; Nenden adik iparku nomor satu karena gak pernah godain suamiku; Zahra maduku yang cantik, si gadis kuat yang luar biasa; Kia si bucin Jhope garis keras; dan Isma kecil si maknae kita.

Dan kita bertemu orang-orang baru yang sama baiknya. Kak Lia yang receh abis gak ada lawan; Anya teman berantemku yang sekarang lagi berjuang, sehat-sehat ya baby; Dila yang bagiku bukan orang baru karena sudah bosan kuliat mukanya; Riska yang biasnya daegu boys tapi tapi gak muka delapan kayak Faya; Sinta yang manis-manis kalem, Risma yang recehnya sebelas dua belas sama Kak Lia; Oja si paling susah dimintai foto; Tia dan Sintia yang namanya suka bikin salah orang, Sahmidar alias Mimid si mama muda; dan Kak Ninis yang harus ganti nama panggilan karena namanya sama kayak aku.

Teruntuk orang-orang luar biasa yang kutemui, terima kasih sudah hadir. Kuharap kita semakin solid dan saling sayang.

Biasakan untuk meminta maaf dengan tulus jika ada salah, dan belajarlah saling memaafkan. Karena kita keluarga. Jangan ada yang saling membohongi, apalagi membuat drama. Baik-baik ya kalian, okay?

Sekali lagi, terima kasih untuk segalanya💜

Terima kasih, terima kasih.

Love you, borahae💜

Komentar

  1. INI SEOKJIN PUNYA EMAIL GA SI? PENGEN BANGET BILANG "EH SEOKJIN LU RUGI GATAU KA NISSA ADA DI DUNIA INI" 😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. YAAMPUN BARU LIAT KOMEN FAYA😭 BISMILLAH SETELAH INI DINOTICE SEOKJIN DI WV😭

      Hapus
  2. Dear Nissa, atau ku panggil Nissa Eonni?? I don't know you, I never meet with you, I never talk or chat with you, but, I have hear your name and a little about you from someone. Even though we don't know each other, I want to say thank you for being a good person and giving happiness to others. Never get tired of being a good person.

    Greetings and warm regards from Agustd's Queen :)

    Seokjin is my first love, take good care of him.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo kak, thank you so much💜 baca gini aja terharu😭
      Udah pernah denger tentang Kak ida juga, makasih udah mampir♡

      Hapus
    2. Huhuu, sepertinya aku yang manggil Eonni🤭🤭 Line ku 00L soalnya😂 Ka Nissa 98L kan?

      Hapus
    3. Ternyata aku lebih tua🤣 iyaa 98😭

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW: Bumi - Tere Liye

Review Novel Laut Bercerita

Menjelajah Lorong Waktu: Review Sorry My Younger Self I Can't Make You Happy